Pembentukan Karakter Anak  Dengan Mengenal Alam

Pada jaman 1980 hingga 1990-an, anak-anak jaman dulu tidak seperti pada masa sekarang. Mereka tidak mengenal permainan seperti game online, ponsel smart phone, apalagi playstation. Anak-anak yang hidup pada era tersebut hanya mengenal kebebasan bermain di luar ruang.

Mereka dapat berinteraksi dengan intensif setiap hari bersama teman-teman  mereka. Dengan hal tersebut saja mereka sudah sangat bahagia. Hanya dengan permainan sederhana seperti menerbangkan layang-layang hingga permainan yang berkelompok atau tim.

Permainan-permainan tersebut adalah warisan nenek moyang kita. Dan dapat menjadi sebuah identitas bangsa. Mereka yang mengalami masa kecil yang begitu jauh dengan kata teknologi memiliki memori tersendiri untuk dikenang, bahkan ketika besar mereka pasti merindukan masa-masa tersebut.

Permainan pada jaman dulu tidak hanya sekedar permainan, namun secara tidak lagsung mengajarkan mereka dalam bersikap. Seperti pembentukan sebuah karakter.

Ini semua karena permainan jaman dulu, dapat meningkatkan rasa tanggung jawab, sportif, serta saling menghargai satu sama lain. Ketika anak-anak berinteraksi secara langsung, mereka lebih dapat berkembang dan mampu bersaing dengan lebih baik dalam dunia nyata.

Sehingga anak-anak pada zaman dulu lebih menikmati hari-hari mereka diluar ruang untuk bermain bersama teman-temannya.

Berbeda dengan anak-anak pada jaman sekarang. Mereka dilimpahi dengan perangkat-perangkat canggih. Teknologi berkembang dengan cepat, sehingga mengharuskan semua orang bergerak dengan cepat pula. Anak-anak terlihat lebih betah dirumah dengan perangkat smart phone atau gadget lainnya.

Mereka menjadi kurang berinteraksi keluar menemui teman-teman mereka. Hanya di sekolah saja mereka berinteraksi, sepulang dari sekolah mungkin saja hanya asyik dengan smart phone dan yang lainnya.

Ini akan berdampak tidak baik bagi pertumbuhan anak. Mereka akan mengalami kesulitan dalam mengatasi apa yang tidak di dapat dari interaksi antar sesama.

Sehingga sangat dianjurkan para orang tua agar lebih memperhatikan pertumbuhan anak-anak mereka dengan lebih baik. karena pentingnya peran orang tua terhadap pertumbuhan anak-anaknya adalah hal yang utama.

Mendekatkan Anak Pada Alam

Dengan memberikan kegiatan di luar ruang, seperti outbond atau kegiatan anak lainnya, mampu meningkatkan stimulasi pertumbuhan otak dan otot si anak menjadi lebih baik. Dan tidak hanya itu saja, dengan mendekatkan anak pada alam akan meningkatkan interaksi social terhadap sesama.

Gerak motoric anak pun akan meningkat karena kegiatan alam. Otak dan otot pun mampu bekerja dengan seimbang yang berguna untuk mendorong kecerdasan dalam berpikir.

Anak-anak pun akan belajar lebih dalam sikap. Kemudian dapat mengendalikan emosi dengan lebih baik. Dengan melakukan kegiatan rutin ke alam, anak-anak diajarkan untuk lebih mencintai alam dan dapat meningkatkan spiritual anak dengan sikap moral yang ada di dalamnya.

Karena berkembangnya teknologi sekarang ini, sangat menakutkan untuk anak-anak jika tidak dalam pengawasan orang tua. Kurangnya sikap orang tua terhadap anaknya akan berdampak jika anak besar nanti. Oleh karena itu, mendekatkan anak pada alam adalah tindakan yang benar untuk dilakukan.

Dengan mengurangi pemakain smart phone dan lain sebagainya, anak-anak akan tumbuh dan berkembang sebagaimana mestinya.

Karena begitu bahayanya internet di era millenial ini, semua ada di dalam internet. Disamping itu anak-anak akan lebih cenderung tertutup apabila tidak mengetahui dan berinteraksi kepada sesamanya.

Oleh karena itu, pentingnya pembentukan karakter anak dengan mendekatkan anak pada alam sangatlah penting untuk dilakukan. Demi masa depan dan perkembangan anak secara optimal, peran orang tua sangat dibutuhkan. Baca juga paket outbound jogja.